Tampilkan postingan dengan label Tentang KIM JATIM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang KIM JATIM. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2015

PUNCAK KIM VIII DIGELAR BARENG HUT NGANJUK KE 1.078

Puncak kegiatan Pekan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Ke- VIII tahun 2015 akan dilakukan di Kabupaten Nganjuk pada bulan April mendatang. Kegiatan yang rencananya dipusatkan di GOR Bung Karno Ngajuk itu juga bersamaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nganjuk ke 1.078.
Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Masduqi, Selasa (23/12) dalam rapat koordinasi bersama Dinas Kominfo Jatim dan Dinas Perhubungan dan Informasi Ngajuk di kantor Pemkab Nganjuk mengatakan, Pemkab Nganjuk sangat senang terpilih sebagai tuan rumah, karena nganjuk berkomitmen ingin memanfaatkan acara tersebut untuk melestarikan beberapa seni dan budaya serta kreativitas anak muda didaerahnya.
Dikatakannya, sebagai tuan rumah, Kabupaten Nganjuk nantinya akan menampilkan beberapa KIM yang menjadi andalannya dengan sejumlah produk yang telah dihasilkannya. Agar event dua tahunan itu cukup meriah dan masyarakat berbondong-bondong datang, pihaknya akan menjadikan kegiatan itu masuk dalam rangkaian perayaan HUT Ngajuk.
Menurutnya, KIM yang notabene agen informasi, diharapkan aktif mendistribusikan informasi yang perlu diketahui oleh masyarakat, sehingga masyarakat dapat melakukan langkah antisipatif yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan.
Diharapkan KIM mampu berperan menjadi mediator untuk menjembatani  informasi dan  komunikasi yang kerap terjadi antara pemerintah dengan masyarakat ataupun antara masyarakat dan pemerintah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jatim, Harjogi menambahkan, konsep KIM di Ngajuk akan mengikuti perkembangan teknologi informasi. KIM tidak hanya senantiasa mengangkan budaya lokal yang sudah ada, namun juga mengkombinasikannya dengan perkembangan TI yang terbaru. “Sinergitas tersebut adalah sebagai upaya melestarikan media informasi local agar tidak punah,” katanya.
Seperti dalam pelaksanaan Pekan KIM tahun-tahun sebelumnya, di Ngajuk nanti juga akan dilangsungkan final festival Pertunjukan Rakyat (Pertura) yang akan menampilkan 12 finalis dimana setiap malamya masing-masing tiga Pertura akan menghibur masyarakat Nganjuk. Kegiatan pada Pekan KIM tersebut nantinya juga diisi dengan grand final Lomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK), Festival Pertunjukan Rakyat, Pameran produk unggulan KIM, Workshop TI, dan Sarasehan KIM.
Pekan KIM tersebut juga merupakan wahana pendidikan publik dalam hal pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, serta sarana diseminasi informasi konten positif kepada masyarakat.
Dikatakannya, sebagai tuan rumah, Ngajuk juga berkomitmen menyiapkan berbagai  fasilitas penyelenggaran. Di stand  pameran akan ditampilkan beragam informasi dan produk yang dikelola oleh dinas dan badan di jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota dan kelompok KIM. Ia menjelaskan, dengan mengunjungi stand-stand tersebut masyarakat bisa memperoleh informasi lebih banyak tentang kegiatan dan kinerja pembangunan yang telah dan sedang dilaksanakan oleh masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) maupun program dari masing-masing KIM.
Dinas Kominfo Jatim berupaya melaksanakan pembangunan bidang komunikasi dan informatika secara maksimal guna mewujudkan masyarakat informasi yang maju, modern dan sejahtera. Langkahnya penyediaan infrastruktur TIK secara merata, pemberdayaan sumberdaya manusia, penyediaan informa si positif yang berguna bagi peningkatan taraf hidup masyarakat.


Peserta Pekan KIM 2015 terdiri dari unsur Dinas/Instansi/Badan Kominfo/Humas Pemerintah Kabupaten/Kota, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Kelompok Pertunjukan Rakyat (Pertunra), dan penyedia layanan teknologi informasi.(jal,sti)

Rabu, 27 Agustus 2014

Temu Wicara KIM Se-JAWA TIMUR 2014

Temu Wicara KIM Se-JAWA TIMUR 2014 yang dilaksanakan di Surabaya 26 Agustus 2014 menjadi pertemuan besar, tepatnya pertemuan perwakilan dan bembina KIM sejawa timur. pertemuan itu dihadiri pula dengan pengukuan pengurus kim sejawa timur oleh bapak dinas kominfo.

Dengan Agenda :
1. Pelantikan Pengurus Forum KIM Jatim periode 2014 - 2016
2. Pemaparan Sinergitas KIM dengan TC
3. Pemaparan Program Kerja Forum KIM Jatim periode 2014-2018

Minggu, 15 Desember 2013

KIM JAWA TIMUR

KIM Jawa Timur Sejarah Singkat berdirinya serta fungsi didirikanya KIM ini sendiri akan kita jelaskan sedikit dan ringkas berikut ini :

1. KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM)
Era keterbukaan informasi yang didorong oleh perkembangan teknologi informasi dan Komunikasi (TIK), menjadikan dunia seakan tanpa mengenal batas wilayah. Manusia dengan mudah dan cepat dapat mengakses informasi yang dibutuhkan. Kondisi ini, apabila tidak diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia dalam memilah dan memilih informasi yang tersedia secara transparan berdampak pada kontra produktif dalam kerangka pembangunan di segala bidang.Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) memiliki peran strategis dalam upaya menjawab tantangan tersebut, karena KIM sebagai komunitas masyarakat informasi yang tumbuh dan berkembang di tengah – tengah kehidupan masyarakat khususnya di Indonesia merupakan masyarakat sadar informasi yang diharapkan dapat berperan menjadi fasilitator untuk menjembatani kesenjangan komunikasi dan informasi yang terjadi antara pemerintah dengan masyarakat (top down) atau sebaliknya antara masyarakat dan pemerintah (bottom up).

Senin, 17 Agustus 2009

PENGEMBANGAN KIM


KIM Waradesa,KIM Damar Kencono,KIM Bethorokatong Adalah beberapa nama dari KIM di daerah Jawa Timur yang telah tergabung menjadi satu bagian di KIM JATIM. Dan peran serta dari KIM sendiri dalam masyarakat sangatlah penting, pegembangan demi pengembangan yang dilakukan oleh Pihak Kominfo sangatlah berpengaruh atas terbentuknya KIM itu sendiri.

KIM Waradesa-KIM Bathorokatong-KIM Damar Kencono-KIM Jawa Timur
Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) saat ini terus mengembangkan keberadaan Kolompok Informasi Masyarakat (KIM). Untuk keperluan tersebut pihak Kemenkominfo telah menyalurkan barbagai sarana komunkiasi kepada ribuan KIM yang tersebar di seluruh Indonesia. Demikian dikatakan Kasubdit Pemerintahan dan Lembaga Negara, Kemenkominfo, Gungun Siswadi, saat memberikan sambutannya dalam acara seminar Pemberdayaan dan Aktivitas KIM yang dilaksanakan di Aula Dayang Sumbi, Sari Ater, Senin (15/8). "Peranan KIM tidak jauh berbeda dengan Klompencapir pada masa Orde Baru dulu," kata Siswadi. Bedanya, lanjut Siswadi, keberadaan Klompencapir merupakan bentukan pemerintah, sementara KIM tumbuh dari kalangan masyarakat sendiri. Oleh karena itu, keberadaan KIM perlu ditunjang dan diberi perhatian oleh pemerintah.